Bismillahirrahmanirrahim,
Sebenernya, semua ini bermula dari sebuah pertanyaan yang pengeeeeen banget ditanyain dari beberapa hari yang lalu. Dan hari ini akhirnya berhasil ditanyakan.“Aku mau tau dong, hafalan Al-Qur’an mu udah sampai surah yang keberapa ? Ya… mana tau jawabanmu bisa jadi inspirasi orang lain”
Ternyata temenku ini ga mau jawab. “Ayoo jawab… *ngancem ni ceritanya.. hehe”. Sampe di ancem begini juga tetep we ga mau jawab. Katanya, “privacy“. Ya deh, gak maksa. Tapi pas ditanyain ke yang lain alhamdulillaah ada yang jawab. Dan, jawabannya luar biasa.
Sampai aku langsung grusak-grusuk nyari tisyu. Ihks. Bikin terharu banget. Dia bilang, “Alhamdulillah dah slesai 30 juz”. Subhanallaah tabarakallaah. Umurnya 20 tahun (tahun 2011). Entah dari umur berapa dia hafal Al-Qur’an.
Belajarlah melihat orang lain sebagai INSPIRASI, bukan PEMBANDING.
Iri banget, pingin juga bisa hafal Al-Qur’an. Diceritakan juga sama mba Thiffal Izzah Ramadhani, bahwa adiknya sudah hafal Al-Qur’an dari kecil. Yang -atas kemudahan dan kemurahan Allaahu Ta’ala- berperan besar mengantarkannya untuk masuk ke dalam agama Islam, agama yang paling mulia ini.Subhanallaah. Adiknya yang bernama Syafa itu hafal Al-Qur’an kurang lebih sejak umur 6 TAHUN.
Dan akhirnya mulai mengetahui bahwa anak usia 6 tahun hafal alquran itu bukan hanya ada dijaman Imam Syafi’i.Dan mulai tahu juga bahwa salah satu (bukan satu-satunya) standar seorang penuntut ilmu adalah dilihat dari seberapa jauh interaksinya dengan Al-Qur’an.
Readmore
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Rabu, 13 Mei 2015
Rabu, 22 April 2015
Cara Mengajarkan Anak Menghafal Al Qur’an Sejak Dini
Cara Mengajarkan Anak Menghafal Al Qur’an Sejak Dini
1. Bayi (0-2 tahun)
-Bacakan Al Qur’an dari surat Al fatihah
-Tiap hari 4 kali waktu (pagi, siang, sore, malam)
-Tiap 1 waktu satu surat diulang 3x
-Setelah hari ke-5 ganti surat An Naas dengan metode yang sama
-Tiap 1 waktu surat yg lain-lain diulang 1×2
2. Diatas 2 tahun
-Metode sama denga teknik pengajaran bayi. Jika kemampuan mengucapkan kurang, maka tambah waktu menghafalnya, mis dari 5 hari menjadi 7 hari
-Sering dengarkan murattal
3. Diatas 4 tahun
-Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius
-Ajari muraja’ah sendiri
-Ajari menghafal sendiri
-Selalu dimotivasi supaya semagat selalu terjaga
-Waktumenghafal 3-4x perhari
Allaahummaj’alna fii ahli Qur’an , Allaahumma baarik fi auladina wa dzurriiyatina bil Qur’an, Allaahummarzuqna istiqomah fi tilawatil wa hifzil Qur’an…wa adhilna fi jannati fi Qur’an…Aamiin Allaahumma Aamiin
Readmore
Minggu, 22 Februari 2015
Mencari Spirit Hafidz yang Hilang
"Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, "Siapakah mereka ya Rasulullah?" Rasul menjawab, "Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya." (HR. Ahmad)
Kemana semangat menghafal yang dulu sempat membara? Kemana cita-cita menerangi hati dengan ayat-ayat Al Qur’an? Kemana cita-cita mulia (menjadi hafidz) sebelum mengakhiri masa hidup di dunia? Semoga semuanya tidak kemana-mana atau hilang seperti tetesan embun dipagi hari?
Imam Syafi’i hafal Qur’an dalam usia 9 tahun. Hasan Al Bana hafal Al Qur’an dalam usia 12 tahun. Yusuf Al Qardawi hafal Qur’an dalam usia 10 tahun. Raja Faisal dari Arab Saudi, satu-satunya pemimpin Saudi yang berani mengembargo minyak Amerika Serikat dan Nato hafal Al Qur’an di usia 16 tahun. Ismail Haniyeh, Perdana Mentri Palestina juga seorang Hafidz Al Qur’an. Bahkan Anaknya yang bernama Aid berhasil menggenapkan hafalan Al Qur’annya dalam waktu 35 hari. Presiden Mesir Muhammad Mursi, istri dan kelima anaknya juga hafidz dan Hafidzah Al Qur’an. Mereka sebagian dari contoh orang-orang besar yang telah menyempurnakan hidupnya dengan menghafal Al Qur’an. Mereka orang besar yang tahu betul bagaimana menjaga mukjizat terbesar Rasulullah SAW.
Readmore
Kemana semangat menghafal yang dulu sempat membara? Kemana cita-cita menerangi hati dengan ayat-ayat Al Qur’an? Kemana cita-cita mulia (menjadi hafidz) sebelum mengakhiri masa hidup di dunia? Semoga semuanya tidak kemana-mana atau hilang seperti tetesan embun dipagi hari?
Imam Syafi’i hafal Qur’an dalam usia 9 tahun. Hasan Al Bana hafal Al Qur’an dalam usia 12 tahun. Yusuf Al Qardawi hafal Qur’an dalam usia 10 tahun. Raja Faisal dari Arab Saudi, satu-satunya pemimpin Saudi yang berani mengembargo minyak Amerika Serikat dan Nato hafal Al Qur’an di usia 16 tahun. Ismail Haniyeh, Perdana Mentri Palestina juga seorang Hafidz Al Qur’an. Bahkan Anaknya yang bernama Aid berhasil menggenapkan hafalan Al Qur’annya dalam waktu 35 hari. Presiden Mesir Muhammad Mursi, istri dan kelima anaknya juga hafidz dan Hafidzah Al Qur’an. Mereka sebagian dari contoh orang-orang besar yang telah menyempurnakan hidupnya dengan menghafal Al Qur’an. Mereka orang besar yang tahu betul bagaimana menjaga mukjizat terbesar Rasulullah SAW.
Selasa, 20 Januari 2015
Pak Polisipun Menghafal
Seperti biasanya setiap Ahad pagi santri Tahfidz Daarul Ilmi Tasikmalaya NGAOS (Ngafal On The Street) di kawasan Car Free Day Jl. Hz. Musthofa Tasikmalaya.
Sebelum melakukan murojaah hafalan santri terlebih dahulu melakukan Senam Anak Soleh agar bada segar dipagi hari.
Tepat jam 7 pagi kegiatan NGAOS dilaksanakan, mulailah para pengunjung CFD ikut melihat dan ada juga yang ikut menghafal bersama santri.
Tiba-tiba ada bapak2 berseragam Polisi datang sambil berkata "bolehkah saya iktu duduk bersama santri untuk belajar menghafal Qur'an" tanpa penolakan kamipun mempersilahkan pak polisi tersebut untuk ikut menghafal.
Terlihata wajahnya penuh semangat mengikuti murojaah hafalan bersama santri.
Subhanallah dibalik kesibukan aktifitasnya menjaga ketertiban di CFD beliau sempatkan untuk ikut mengafal bersama Santri Tahfidz.
Semoga kisah pendek ini menjadi inspirasi dan tauladan untuk kita semua terutama para perwira dan pejabat tinggi, sesibuk apapun sempatkan diri untuk membaca Al Qur'an.
Pak Polisipun Menghafal, Bagaimana dengan kita???
Readmore
Sebelum melakukan murojaah hafalan santri terlebih dahulu melakukan Senam Anak Soleh agar bada segar dipagi hari.
Tepat jam 7 pagi kegiatan NGAOS dilaksanakan, mulailah para pengunjung CFD ikut melihat dan ada juga yang ikut menghafal bersama santri.
Tiba-tiba ada bapak2 berseragam Polisi datang sambil berkata "bolehkah saya iktu duduk bersama santri untuk belajar menghafal Qur'an" tanpa penolakan kamipun mempersilahkan pak polisi tersebut untuk ikut menghafal.
Terlihata wajahnya penuh semangat mengikuti murojaah hafalan bersama santri.
Subhanallah dibalik kesibukan aktifitasnya menjaga ketertiban di CFD beliau sempatkan untuk ikut mengafal bersama Santri Tahfidz.
Semoga kisah pendek ini menjadi inspirasi dan tauladan untuk kita semua terutama para perwira dan pejabat tinggi, sesibuk apapun sempatkan diri untuk membaca Al Qur'an.
Pak Polisipun Menghafal, Bagaimana dengan kita???
Selasa, 13 Januari 2015
Pembina Rumah Tahfidz Bersama 3 Kembar Hafidz Qur'an
Subhanallah sungguh beruntung sebgai orang Tuanya yang melahirkan mereka ber3 rasa lelah dan cape ketika mengandung mereka telah terbayar dengan dijadikannay ke 3 anak ini Hafidz Qur'an yang mereka adalah keluarga Allah dan kelak akan memakaikan mahkota dan jubah di Surganya Allah untuk Orang Tuanya.
"Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, "Siapakah mereka ya Rasulullah?" Rasul menjawab, "Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya." (HR. Ahmad)
Sudahkah kita dapat membalas kebaikan jasa orangtua kita yang melahirkan dan merawat kita hingga besar? Bahkan ketika kita sedang sakit terbujur lemah, mereka sungguh sabar menunggu kita membuka mata dan dapat ceria kembali. Dalam artikel ini, akan disampaikan, bahwa ada beberapa kado terindah yang dapat kita berikan kepada orangtua kita dengan menjadi Penghafal Al-Qur`an.
Orang yang paling beruntung ketika ada seorang anak yang menghafal Al-Qur’an adalah orangtuanya. Sungguh baginda Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Akan datang Al-Qur`an pada Hari Kiamat seperti seorang lelaki yang pucat-pasi, dia berkata kepada teman (penghafal)nya, “Apakah kamu mengenalku? Saya adalah penjaga malammu, pendahaga siangmu. Dan sesungguhnya setiap pedagang itu di belakang dagangannya, sedang hari ini saya di belakang setiap pedagang.” Maka diberilah dia kerajaan di kanannya. Keabadian di kirinya, dan diletakan di atas kepalanya mahkota keagungan, serta diberilah kedua orangtuanya busana yang tidak sebanding dengan dunia dan seisinya. Lalu keduanya berkata. “Wahai Tuhan, dari mana ini?”, maka dikatakan, “Itu disebabkan kalian mengajarkan Al-Qur`an kepada anak kalian. “Dan dikatakan pada Hari Kiamat kepada teman (penghafal) Al-Qur`an, “Bacalah! Dan naiklah ke beberapa tingkatan! Serta tartilah! Sebagaimana engkau membaca tartil di dunia, sesungguhnya tempatmu di sisi akhir ayat yang bersamamu.”
Subhanallah. Sungguh Maha Besar Allah! Alangkah mulianya jika kita bisa menjadi Ahli Qur’an. Kita bisa memberikan kemuliaan yang tak terduga bagi kedua orangtua kita disaat mereka tidak menyangkanya.
Mereka bertiga siap berbagi Motivasi ditempat anda, mari bumikan Al Qur'an menuju Semangat Indonesia Menghafal. Bagi yang mau undang silahkan hubungi Hp/Wa: 081219295295
Jumat, 19 Desember 2014
DULUNYA IA HAFAL 30 JUZ, SEMUA HILANG TAK TERSISA KECUALI 2 AYAT SAJA
DULUNYA IA HAFAL 30 JUZ, SEMUA HILANG TAK TERSISA KECUALI 2 AYAT SAJA ::.
Lelaki gagah itu mengayunkan pedangnya menebas tubuh demi tubuh pasukan romawi. Ia adalah dulunya termasuk dari Tabi'in (270 H) yang HAFAL AL QURAN. Namanya adalah sebaik-baik nama, 'Abdah bin 'Abdurrahiim. Keimanannya tak diragukan. Adakah bandingannya di dunia ini seorang MUJAHID nan NAN HAFAL AL QURAN, terkenal akan keilmuannya, kezuhudannya, ibadahnya, puasa daudnya serta ketaqwaan dan keimanannya...???
Namun tak dinyana, akhir hayatnya mati dalam kemurtadan dan hilang semua ISI AL QURAN dalam hafalannya melainkan 2 AYAT SAJA YANG TERSISA. Ayat apakah itu?? Apakah penyebabnya..?? Inilah kisahnya :
Pedangnya masih berkilat-kilat memantul cahaya mentari yang panas di tengah padang pasir yang gersang. Masih segar berlumur merahnya darah orang romawi. Ia hantarkan orang romawi itu ke neraka dengan pedangnya.
Readmore
Kamis, 18 Desember 2014
PESAN BAPAK UNTUK ANAKNYA DIFACEBOOK
Membaca cerita ini... Dan tanpa sadar air mata membasahi pipi...
Subhanallah...
PESAN BAPAK UNTUK ANAKNYA DIFACEBOOK (bahan renungan)
Seorang pemuda duduk didepan hadapan laptopnya. Login facebook, pertama kali yang dicek adalah inbox.
Hari ini dia melihat sesuatu yang tidak pernah dia pedulikan selama ini. Ada (2) pesan yang selama ini ia abaikan. Pesan pertama, spam. Pesan kedua... Dia membukanya.
Ternyata ada sebuah pesan beberapa bulan yang lalu.
Readmore
Subhanallah...
PESAN BAPAK UNTUK ANAKNYA DIFACEBOOK (bahan renungan)
Seorang pemuda duduk didepan hadapan laptopnya. Login facebook, pertama kali yang dicek adalah inbox.
Hari ini dia melihat sesuatu yang tidak pernah dia pedulikan selama ini. Ada (2) pesan yang selama ini ia abaikan. Pesan pertama, spam. Pesan kedua... Dia membukanya.
Ternyata ada sebuah pesan beberapa bulan yang lalu.
Label:
Artikel
Senin, 01 Desember 2014
Kemarahan Ibu terhadap Syeikh Abdurrahman AsSudais
Kemarahan Ibu terhadap Syeikh Abdurrahman AsSudais
SIAPA yang tidak mengenal Syeikh Abdurrahman AsSudais? Imam Masjidil Haram, sekaligus hafidz yang memiliki suara yang
sangat menyentuh para ma’mum dan pendengarnya.
Tetapi ternyata di balik kesuksesannya, beliau memiliki kisah unik di masa kecilnya. Ketika itu orang tua Syeikh Sudais akan kedatangan tamu kehormatan, sehingga ibunda Syeikh Sudais menyiapkan hidangan termasuk memasak kambing untuk menyambut tamu
tersebut.
Ketika hidangan sudah siap saji, masuklah Sudais kecil setelah bermain ke dalam rumahnya. dan alangkah kagetnya sang IBU melihat apa yang Sudais kecil lakukan terhadap hidangan yang sudah ia siapkan.
Sudais kecil menaburkan pasir ke dalam hidangan kambing yang disiapkan ibunya.
Kaget bercampur kesal akhirnya ibunda beliau memarahinya, “Sudais, dasak kamu anak nakal! Awas kamu kalau sudah besar kamu akan menjadi IMAM MASJIDIL HARAM!”
Kemarahan ibunda Sudais inilah yang menjadi do’a luar biasa untuknya.
Sudais dewasa tumbuh menjadi seorang Imam Besar Masjidil Haram, sesuai dengan apa yang diucapkan oleh ibunya.
RIDHO IBU/BAPAK RIDHONYA ALLAH MAKA DARI ITU SETIAP PERKATAAN YG AKAN KITA GUNAKAN UNTUK ANAK KITA ITU MERUPAKAN DOA, BERHATI HATILAH.....JANGAN SAMPAI KELUAR KATA KATA YG KOTOR DAN SUMPAH SERAPA YG JELEK!!!
Readmore
SIAPA yang tidak mengenal Syeikh Abdurrahman AsSudais? Imam Masjidil Haram, sekaligus hafidz yang memiliki suara yang
sangat menyentuh para ma’mum dan pendengarnya.
Tetapi ternyata di balik kesuksesannya, beliau memiliki kisah unik di masa kecilnya. Ketika itu orang tua Syeikh Sudais akan kedatangan tamu kehormatan, sehingga ibunda Syeikh Sudais menyiapkan hidangan termasuk memasak kambing untuk menyambut tamu
tersebut.
Ketika hidangan sudah siap saji, masuklah Sudais kecil setelah bermain ke dalam rumahnya. dan alangkah kagetnya sang IBU melihat apa yang Sudais kecil lakukan terhadap hidangan yang sudah ia siapkan.
Sudais kecil menaburkan pasir ke dalam hidangan kambing yang disiapkan ibunya.
Kaget bercampur kesal akhirnya ibunda beliau memarahinya, “Sudais, dasak kamu anak nakal! Awas kamu kalau sudah besar kamu akan menjadi IMAM MASJIDIL HARAM!”
Kemarahan ibunda Sudais inilah yang menjadi do’a luar biasa untuknya.
Sudais dewasa tumbuh menjadi seorang Imam Besar Masjidil Haram, sesuai dengan apa yang diucapkan oleh ibunya.
RIDHO IBU/BAPAK RIDHONYA ALLAH MAKA DARI ITU SETIAP PERKATAAN YG AKAN KITA GUNAKAN UNTUK ANAK KITA ITU MERUPAKAN DOA, BERHATI HATILAH.....JANGAN SAMPAI KELUAR KATA KATA YG KOTOR DAN SUMPAH SERAPA YG JELEK!!!
Minggu, 19 Oktober 2014
14 Keutamaan Sholat Malam
Pertama : Sholat malam adalah ibadah yang biasa dikerjakan
orang-orang sholeh, ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT,
penghapus berbagai kesalahan dan pencegah dari perbuatan dosa,
sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
"Hendaklah kalian sholat malam, karena sholat malam adalah kebiasaan yang dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia adalah ibadah yang mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus berbagai kesalahan dan pencegah perbuatan dosa." (HR. Tirmidzi)
Kedua
: Sholat malam merupakan sholatnya para abraar (orang-orang yang banyak
berbuat kebaikan), Nabi SAW jika mendoakan salah seorang diantara
sahabat beliau berkata :
"Semoga Allah menjadikan atas kamu sholatnya orang-orang yang banyak berbakti, mereka sholat di malam hari dan berpuasa di siang hari, mereka tidak mempunyai dosa dan tidak pula melakukan kejahatan." (HR. Abd al-Humaid dan abd-Dhiyaa' al Maqdisi dan disahihkan oleh Syeikh al-Albani r.a [silsilah al-Ahadits ash-Shahiihah no : 1810])
Selasa, 02 September 2014
Tips Agar Anak Hafal AL-Qur'an
Anak balita mempunyai pikiran yang jernih dan pemahaman yang masih fitrah, maka ajarkanlah mereka aqidah dan manhaj yang benar. Didik mereka dengan membiasakan mereka menghafal, terutama menghafal al qur'an. Berikut adalah sebuah tips yang disampaikan oleh Syeikh kita Abu Hudzaifah semoga Allah menjaganya mengajarkan kepada anak-anak didiknya secara tidak langsung, dan cara ini terbukti karena beginilah ulama-ulama salaf mendidik anak-anak mereka.
1. Metode Menghafal
Menghafal pada anak-anak bagaikan batu yang terukir, apabila tulisan telah terukir pada sebuah batu, maka akan susah untuk menghapusnya. Caranya dengan membacakan kepada anak dalam satu hari 1 ayat al qur'an dan suruh anak-anak untuk menglangnya. Teruskan sampai 20x kali baca dan anak menirukan, sebagai contoh: anda membaca surat An-nas ayat pertama "qul a'udu birabbinas" dan anak menirukan apa yang bapak dan ibu bacakan. Diusakan 20x atau 50x.
Readmore
1. Metode Menghafal
Menghafal pada anak-anak bagaikan batu yang terukir, apabila tulisan telah terukir pada sebuah batu, maka akan susah untuk menghapusnya. Caranya dengan membacakan kepada anak dalam satu hari 1 ayat al qur'an dan suruh anak-anak untuk menglangnya. Teruskan sampai 20x kali baca dan anak menirukan, sebagai contoh: anda membaca surat An-nas ayat pertama "qul a'udu birabbinas" dan anak menirukan apa yang bapak dan ibu bacakan. Diusakan 20x atau 50x.
Label:
Artikel
Senin, 23 Juni 2014
CARILAH HATIMU DI 3 TEMPAT
Ibnul Qayyim rahimallahu berkata,"Carilah hatimu di tiga tempat :
1. Ketika engkau mendengarkan Al-Qur'an
2. Ketika engkau berada di majelis ilmu(majelis yang disebutkan nama ALLAH dan diajarkan Al-Qur'an dan AsSunnah serta hukumnya)
3. Di waktu-waktu engkau bersendiri (di waktu bermunajat kepada ALLAH)
Jika engkau tidak dapati hatimu di tempat-tempat ini, maka mohonlah kepada ALLAH, agar ALLAH menganugerahkan 'hati' ,karena sesungguhnya engkau tidak punya 'hati'.
Ya ALLAH hidupkanlah hati kami dengan penuh keimanan, matika nlah kami dalam keimanan dan tempatkanlah kami di surgamu. Aamiin"
"Ingatlah hanya dengan mengingat ALLAH hatimu akan tenang".
Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah.
Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.
Ya Allah, Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat
kepada-Mu hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal'alamin
Readmore
Label:
Artikel
Selasa, 08 April 2014
AGAR DIRI MENJADI LEBIH BAIK
Saudaraku/Saudariku,
Ternyata, hanya mengetahui suatu kemaksiatan dan mengetahui bahayanya, tidak otomatis menjadikan orang menjauhi dan meninggalkan kemaksiatan itu.Lihatlah, berapa banyak justru orang yang berilmu melakukan kemaksiatan lebih besar daripada orang yang tidak berilmu.Berapa banyak justru orang yang mengetahui bahaya kemaksiatan itu, terjerumus dilumpur kemaksiatan yang sama.
Ternyata, hanya mengetahui suatu kemaksiatan dan mengetahui bahayanya, tidak otomatis menjadikan orang menjauhi dan meninggalkan kemaksiatan itu.Lihatlah, berapa banyak justru orang yang berilmu melakukan kemaksiatan lebih besar daripada orang yang tidak berilmu.Berapa banyak justru orang yang mengetahui bahaya kemaksiatan itu, terjerumus dilumpur kemaksiatan yang sama.
Saudara/Saudariku,
Merubah diri dari lalai menjadi taat memang tidak mudah.Mengangkat kaki dari suatu kekeliruan yang sudah lama dilakukan,lalu memindahkannya keatas jalan yang benar dan baik, itu sulit.Seperti yang dikatakan Imam Ibnul Jauzi,”Jangan sekali-kali engkau menganggap jalan (merubah diri menjadi baik) itu mudah”.Jalan itu dipenuhi seseuatu yang kita benci, banyak halangan, penuh duri-duri tajam yang bisa membuat kita sakit.
Merubah diri dari lalai menjadi taat memang tidak mudah.Mengangkat kaki dari suatu kekeliruan yang sudah lama dilakukan,lalu memindahkannya keatas jalan yang benar dan baik, itu sulit.Seperti yang dikatakan Imam Ibnul Jauzi,”Jangan sekali-kali engkau menganggap jalan (merubah diri menjadi baik) itu mudah”.Jalan itu dipenuhi seseuatu yang kita benci, banyak halangan, penuh duri-duri tajam yang bisa membuat kita sakit.
Hanya saja, jika kita sudah berhasil melewatinya, kita akan melupakan
seluruh rasa sakit, seluruh keletihan itu.Jika kita telah melewatinya,
kita akan merasakan kelezatan yang tak terbandingi oleh kelezatan
manapun dari kelezatan duniawi yang pernah kita rasakan.
Label:
Artikel
Kamis, 27 Maret 2014
Sedekah Datangkan Berkah dan Rezeki. Jangan Takut Miskin!!
Sebagian orang beranggapan bahwa mengeluarkan harta dalam bentuk zakat, infak dan sedekah fisabilillah akan mengurangi jumlah nominal harta, bahkan bisa menyebabkan kefakiran. Hal ini wajar, karena sifat dasar manusia adalah pelit. Selain itu, setan selalu menggoda orang yang akan berinfak agar takut kepada kefakiran.
Setan ingin agar manusia tidak mendapat pahala dan kebaikan yang menjadi sarana masuk surga. Allah Ta'ala berfirman:
"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui" (Qs Al-Baqarah 268).
Readmore
Setan ingin agar manusia tidak mendapat pahala dan kebaikan yang menjadi sarana masuk surga. Allah Ta'ala berfirman:
"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui" (Qs Al-Baqarah 268).
Selasa, 04 Februari 2014
Penjual Mie Ayam penghafal Qur'an
KISAH NYATA : "KISAH PENJUAL MIE AYAM
DIKIRA TIDUR, TERNYATA SEDANG MENGHAFAL AL-QUR'AN"
Seorang laki-laki dan 4 kawannya terlihat sangat menikmati mie disela jam
istirahat siang.
Laki-laki tersebut dan kawannya ingin menambah cakar dan daun bawang.
Tapi mereka membalikkan badan, tidak jadi nambah karena pak penjual mie
tertidur.
Tiba-tiba...
Penjual Mie : "Mau nambah apa Mas?"
"Ternyata tidak tidur", bisik laki-laki itu dalam hati. Laki-laki itupun
melanjutkan pesanannya.
Setelah melayani, bapak itu kembali tertunduk seperti tidur.
Selesai makan saat akan membayar, laki-laki itu melontarkan pertanyaan
sok akrab...
Pembeli : "Lelah ya pak?"
Penjual Mie : "Enggak, biasa aja mas.."
Pembeli : "oh, ngantuk ya pak?"
Penjual Mie : "Nggak.. Saya sedang menghafal Al Qur’an dan nanti sore
ujian..."
Dan ternyata bapak penjual mie itu adalah salah satu jamaah masjid yang
setiap pagi dan sore terlihat aktif ikut mengaji hafalan Al-Quran.
Subhaanallaah... :')
Bagaimana dengan Anda??
Semoga dengan ngebaca tausiah ini tiap hari dapat menambah ilmu kita,
menambah ketaatan kita bahkan mengubah kehidupan kita dan semua
lingkungan keluarga kearah kebaikan. Aamiin.
sumber FP: Damai Indonesiaku Online.
Readmore
sumber FP: Damai Indonesiaku Online.
Label:
Artikel
Sabtu, 30 Juni 2012
10 Cara Menyambut Datangnya Bulan Puasa Ramadhan
1. Memperbanyak doa agar :
a. Allah SWT memberi kesempatan kita untuk bertemu Ramadhan.
b. Saat bertemu Ramadhan kita dalam keadaan sehat wal 'afiat.
c. Kita bersemangat dalam mengisi Ramadhan dengan berbagai amal shalih.
d. Kita dihindarkan dari berbagai hal yang akan mengganggu upay a optimalisasi Ramadhan.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik -radhiyallahu 'anhu- bahwasanya Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- semenjak memasuki bulan Rajab mengucapkan doa :
Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan sampaikan umur kami di bulan Ramadhan?. (Hadits diriwayatkan oleh Ahmad dan Ath-Thabarani, tapi sanadnya dho'if).
Readmore
a. Allah SWT memberi kesempatan kita untuk bertemu Ramadhan.
b. Saat bertemu Ramadhan kita dalam keadaan sehat wal 'afiat.
c. Kita bersemangat dalam mengisi Ramadhan dengan berbagai amal shalih.
d. Kita dihindarkan dari berbagai hal yang akan mengganggu upay a optimalisasi Ramadhan.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik -radhiyallahu 'anhu- bahwasanya Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- semenjak memasuki bulan Rajab mengucapkan doa :
Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan sampaikan umur kami di bulan Ramadhan?. (Hadits diriwayatkan oleh Ahmad dan Ath-Thabarani, tapi sanadnya dho'if).
Label:
Artikel
Minggu, 17 Juni 2012
Ternyata Sedekah Itu Nggak Harus Ikhlas
“Sedekah itu seikhlasnya” kalimat itu biasanya yang saya gunakan kalo diminta sumbangan. “Maksudnya seikhlasnya apa sih pak” tanya temen saya, “kalo ada uang ya ngasih kalo gak ada uang ya jangan dipaksakan”, jawab saya. ” sering sedekah?” tanya temen saya, ” ya karena jarang punya uang ya jarang”, jawab saya. ” Lagian juga kalo punya uang kalo ngasihnya gak ikhlas percuma aja gak ada pahalanya”, saya nambahin.
Lain waktu, “Pak ada mobil keliling yang suka minta sumbangan tuh di depan rumah”, kata anak saya, “Bilangin gak ada “, jawab saya. “Belum tentu dananya juga bener disalurkan jangan2 dipake sendiri, daripada ngasihnya gak ikhlas mendingan gak usah aja” kata hati saya.
Readmore
Lain waktu, “Pak ada mobil keliling yang suka minta sumbangan tuh di depan rumah”, kata anak saya, “Bilangin gak ada “, jawab saya. “Belum tentu dananya juga bener disalurkan jangan2 dipake sendiri, daripada ngasihnya gak ikhlas mendingan gak usah aja” kata hati saya.
Senin, 05 Maret 2012
Sedekah Memiliki Beberapa Keutamaan Bagi Yang Mengamalkannya
“Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya,) kecuali kemuliaan (di dunia dan akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat).’” (HR. Muslim, no. 2588 dan imam-imam lainnya).
Sedekah memiliki beberapa keutamaan bagi orang yang mengamalkannya.
Pertama, mengundang datangnya rezeki. Allah SWT berfirman dalam salah satu ayat Alquran bahwa Dia akan membalas setiap kebaikan hamba−hamba−Nya dengan 10 kebaikan. Bahkan, di ayat yang lain dinyatakan 700 kebaikan. Khalifah Ali bin Abi Thalib menyatakan, ”Pancinglah rezeki dengan sedekah.”
Kedua, sedekah dapat menolak bala. Rasulullah SAW bersabda, ”Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah bisa mendahului sedekah.”
Ketiga, sedekah dapat menyembuhkan penyakit. Rasulullah SAW menganjurkan, ”Obatilah penyakitmu dengan sedekah.”
Keempat, sedekah dapat menunda kematian dan memperpanjang umur. Kata Rasulullah SAW, ”Perbanyaklah sedekah. Sebab, sedekah bisa memanjangkan umur.”
Readmore
Sedekah memiliki beberapa keutamaan bagi orang yang mengamalkannya.
Pertama, mengundang datangnya rezeki. Allah SWT berfirman dalam salah satu ayat Alquran bahwa Dia akan membalas setiap kebaikan hamba−hamba−Nya dengan 10 kebaikan. Bahkan, di ayat yang lain dinyatakan 700 kebaikan. Khalifah Ali bin Abi Thalib menyatakan, ”Pancinglah rezeki dengan sedekah.”
Kedua, sedekah dapat menolak bala. Rasulullah SAW bersabda, ”Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah bisa mendahului sedekah.”
Ketiga, sedekah dapat menyembuhkan penyakit. Rasulullah SAW menganjurkan, ”Obatilah penyakitmu dengan sedekah.”
Keempat, sedekah dapat menunda kematian dan memperpanjang umur. Kata Rasulullah SAW, ”Perbanyaklah sedekah. Sebab, sedekah bisa memanjangkan umur.”
Readmore
Selasa, 08 November 2011
Menjual Semua Hartanya untuk Sedekah, Malah Kaya Raya (Kisah Nyata)
Ini kisah nyata yang dialami teman bekas guru SMA saya beberapa tahun
yang lalu. Kisah ini berhubungan dengan sedekah yang dilakukan dengan
keiklasan luar biasa. Bagi saya terdengar agak ganjil dan mustahil, tapi
memang itulah kenyataannya. Sepasang suami istri yang menyedekahkan
hampir semua hartanya di jalan Allah, kemudian hidup mereka dipasrahkan
pada Allah.
Pertama kali mendengar cerita ini, saya
kurang percaya, tetapi melihat siapa yang menceritakan saya sangat
mempercayai kebenaran cerita ini. Sayang sekali sewaktu saya dan bekas
guru SMA saya akan mampir ke rumah pengusaha ini, sang pengusaha sedang
keluar rumah.
Kisah ini sebenarnya diawali kegundahan
sepasang suami istri akan kebahagiaan yang mereka dapatkan dari harta
yang dimiliki. Mereka seakan tidak merasa bahagia walaupun hartanya
berlimpah. Bagi mereka, yang terpenting adalah ketenangan hidup.
Akhirnya suami istri ini mengambil keputusan yang tergolong nekat.
Mereka memberikan hampir semua hartanya untuk mereka sedekahkan di jalan
Allah. Hanya satu tujuan mereka; ingin hidup tenang dan tidak
terbelenggu dengan nikmat sementara duniawi. Mobil dan beberapa harta
berharga lain mereka jual dan mereka sedekahkan. Mereka tidak takut akan
kelaparan, karena mereka yakin Allah pasti akan menolong dan memberikan
jalan terbaik bagi mereka.
Label:
Artikel
Kamis, 04 Agustus 2011
Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan
Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah.
Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan syiyam dan membaca kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fukara dan masakin. Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, sambunglah tali persudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya, dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarkannya.
Label:
Artikel
Selasa, 26 April 2011
Salah Satu Testimoni Sedekah
Seorang rekan bisnisnya, Alfitn, kebetulan memperkenalkan Haris tentang konsep sedekah dan PPPA Daarul Quran. Haris mengaku, ia sebenarnya sudah pernah mendengar taushiyah Ustadz Yusuf Mansur di televisi. "Namun saya belum terlalu ngeh dan tidak memperhatikan secara seksama," katanya.
Alfitrl menguraikan panjang lebar manfaat luar biasa dari rutinitas sedekah. Haris manggut-manggut tertarik.
Keesokan hari, Ia memborong buku, kaset dan CO Ustadz Yusuf Mansur, untuk menambah keyakinannya. Alhamdulillah proses itu relatif mudah, lantaran Haris lahir dan besar dalam lingkungan keluarga yang taat beragama.
Readmore
Alfitrl menguraikan panjang lebar manfaat luar biasa dari rutinitas sedekah. Haris manggut-manggut tertarik.
Keesokan hari, Ia memborong buku, kaset dan CO Ustadz Yusuf Mansur, untuk menambah keyakinannya. Alhamdulillah proses itu relatif mudah, lantaran Haris lahir dan besar dalam lingkungan keluarga yang taat beragama.
Label:
Artikel
Langganan:
Postingan (Atom)





















